IAMS ID
Nutrisi Kucing dan Pentingnya Protein untuk Kucing
Nutrisi Kucing dan Pentingnya Protein untuk Kucing

adp_description_block35
Nutrisi Kucing dan Pentingnya Protein untuk Kucing

  • Bagikan

Nutrisi yang baik adalah kunci untuk panjang umur dan memiliki tumbuh kembang yang sehat bagi semua makhluk hidup. Termasuk juga pada kucing yang memerlukan diet seimbang untuk dapat tumbuh sehat, memiliki tubuh yang ideal, tetap aktif, dan mampu melawan segala penyakit atau lebih cepat pulih. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan tumbuh kembang teman berbulu yang Anda sayangi, ada beberapa bahan penuh nutrisi yang dapat Anda masukan ke dalam menu makanan kucing diet yang ideal.

 

Sebagai hewan karnivora, beberapa nutrisi untuk kucing hanya ditemukan dalam produk hewani. Kucing awalnya adalah pemburu dan akan memakan mangsanya untuk mendapatkan protein, lemak, dan karbohidrat. Saat ini, kebanyakan kucing yang telah dijinakkan sehingga tidak perlu lagi berburu. Namun, kebutuhan dasar mereka masihlah sama. Oleh karena itu, kucing memerlukan makanan yang mengandung proporsi nutrisi untuk dapat hidup sehat. Selain itu, kucing juga memerlukan mineral, vitamin, asam lemak, dan asam amino.

 

Rumusan terbaik untuk makanan kucing diet yang ideal adalah dengan memenuhi seluruh kebutuhan tersebut dalam proporsi yang tepat. Berbagai bahan makanan yang baik untuk kucing dapat membantu Anda menyediakan sumber energi yang tepat untuk teman berbulu. Sebagai contoh, nutrisi untuk kucing seperti kalsium dapat diperoleh dari produk susu, jaringan organ hewani, tulang hewan, tepung tulang, daging, tanaman legum, dan melalui suplemen mineral.

 

Jangan khawatir, Anda dapat merancang makanan kucing diet yang tepat dengan memastikan mereka mendapatkan jumlah protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan air yang tepat melalui artikel ini.
 

Pentingnya Protein dalam Makanan Kucing yang Sehat

Jangan memilih makanan kucing rendah protein! Sebab sebagai karnivora, kucing perlu mengonsumsi lebih banyak protein dibandingkan dengan hewan lainnya. Sebab protein merupakan sumber energi utama yang membantu kucing menjaga kesehatan kulit, rambut, otot, bulu, tendon, ligamen, kartilago, enzim, antibodi, hormon, dan organ-organ lainnya. Kucing memecah protein menjadi energi dengan bantuan enzim di dalam organ hati. Ketika energinya sudah terisi, kadar glukosa dalam darah juga dapat terkontrol. Jika makanan kucing rendah protein yang dikonsumsi, maka kucing akan mulai memecah otot mereka untuk menyediakan kebutuhan energi harian agar tetap terpenuhi.

 

Dua sumber utama protein yang digunakan dalam makanan yang baik untuk kucing adalah protein nabati dan protein hewani. Jika Anda seorang vegetarian dan tertarik untuk menerapkan diet yang sama bagi kucing Anda, ingatlah bahwa ini mungkin bukan keputusan terbaik untuk kesejahteraan teman berbulu karena mereka kebutuhan dasar mereka tidak akan terpenuhi jika mengonsumsi makanan kucing rendah protein atau yang hanya berasal dari protein nabati. Beberapa nutrisi kucing bisa didapatkan hanya dari protein hewani seperti taurin, metionin, dan sistin.

 

Protein hewani dalam makanan kucing yang sehat berasal dari ayam, kalkun, domba, sapi, dan ikan. Berbagai jenis makanan dan produk sampingan daging juga tersedia di pasaran saat ini. Meskipun banyak orang tua hewan peliharaan mungkin berpikir bahwa makanan ini bukan pilihan yang baik, sebenarnya bahan makanan tersebut justru bertindak sebagai sumber protein hewani yang terkonsentrasi dengan baik.
 

Berapa Banyak Protein untuk Kucing yang Dibutuhkan?

Makanan yang baik untuk kucing haruslah mengandung protein. Untuk jumlah protein untuk kucing tidaklah sama, tergantung pada usia mereka. Kucing dewasa membutuhkan persentase protein yang tinggi dibandingkan dengan anjing, manusia, atau banyak hewan lainnya. Meskipun proporsi yang tepat dapat bervariasi, kucing dewasa membutuhkan sekitar 26% protein dalam makanan mereka. Kebutuhan protein untuk anak kucing dapat berubah sesuai dengan riwayat medis dan usia mereka. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan untuk memastikan nutrisi untuk kucing Anda terpenuhi dalam jumlah yang tepat.
 

Pentingnya Vitamin dalam Makanan Kucing

Vitamin penting untuk fungsi metabolisme kucing dan oleh karena itu harus disertakan di setiap menu dietnya. Banyak enzim yang membantu menjaga metabolisme kucing tetap normal namun tidak dapat berfungsi tanpa adanya asupan vitamin.

 

Beberapa bahan makanan yang baik untuk kucing seperti buah-buahan, sayuran, jaringan hewan, minyak nabati, dan biji-bijian mengandung vitamin. Sangat sulit untuk menentukan jumlah vitamin yang tepat hanya makanan. Untuk alasan ini, suplemen tambahan disarakankan agar memenuhi kebutuhan nutrisi kucing secara menyeluruh.
 

Berapa Banyak Vitamin yang Dibutuhkan oleh Kucing?

Jika kucing Anda sehat dan makan makanan yang seimbang serta bergizi, maka suplemen vitamin tambahan mungkin tidak diperlukan. Dalam beberapa kasus, suplemen vitamin juga bisa berbahaya jika kucing Anda sudah sehat dan tumbuh ideal. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan seorang dokter hewan untuk memastikan kesehatan kucing Anda dan seberapa banyak kebutuhan harian yang harus dipenuhi.
 

Pentingnya Mineral dalam Makanan Kucing

Untuk memaksimalkan fungsi tubuh, kucing membutuhkan senyawa anorganik yang dikenal sebagai mineral. Ada banyak mineral yang dibutuhkan oleh kucing dan berasal dari hewan maupun tumbuhan (nabati). Produsen makanan biasanya akan menambahkan mineral protein ke dalam formula makanan mereka untuk mendapatkan porsi menu diet yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing setiap harinya.
 

Berapa Banyak Mineral yang Dibutuhkan Seekor Kucing?

Ada banyak mineral yang harus ada dalam menu diet kucing Anda seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, besi, natrium, klorida, tembaga, seng, mangan, yodium, dan selenium. Mineral-mineral ini membantu kucing menjaga fungsi saraf, otot, dan jantung. Mineral juga memperkuat fungsi enzim, menyuplai oksigen ke seluruh tubuh, mengoptimalkan pertumbuhan tulang pada kerangka tubuh, dan banyak lagi. Makanan kucing yang sehat diformulasi dengan kandungan beberapa mineral yang tinggi. Jika Anda ingin lebih yakin teman berbulu mendapatkan nutrisi dengan jumlah yang tepat, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan perihal menu diet ideal sesuai keunikan kucing yang berbeda-beda.
 

Apa Itu Lemak Kasar?

Lemak kasar adalah ekstraksi lemak yang menggunakan eter dan biasanya terdapat pada makanan kucing. Anda dapat memperhatikan label kemasan untuk mengetahui presentase lemak kasar dalam setiap sajiannya.
 

Pentingnya Lemak dalam Makanan Kucing

Peran lemak dalam menu diet untuk kucing adalah hal yang sangat penting. Apabila protein adalah sumber energi bagi kucing, lemak adalah nutrisi dengan jumlah energi paling tinggi. Lemak berperan sebagai molekul pengangkut yang membantu mengirimkan impuls pada saraf. Sumber lemak seperti asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6 dieprcaya mampu membantu menjaga kesehatan kulit, bulu, dan rambut kucing Anda.

 

Lemak dan asam lemak penting lainnya dapat ditemukan dalam formula makanan yang mengandung hati, ayam, daging sapi, kalkun, dan ikan. Terkadang, produsen makanan kucing akan menambahkan lemak ekstra di setiap produknya. Anda dapat memastikan jumlah lemak yang tersedia per takaran saji dengan memeriksa label daftar bahan. Minyak ikan, lemak daging sapi, dan minyak kedelai adalah contoh sumber lemak tambahan yang umum untuk kucing.
 

Berapa Banyak Lemak yang Dibutuhkan Seekor Kucing?

Menjaga berat badan kucing dapat dilakukan dengan adanya kontrol asupan lemak dalam menu dietnya. Sebab kucing tidak boleh obesitas. Kucing perlu mempertahankan tipe tubuh tertentu untuk tetap aktif dan mudah bergerak. Oleh karena itu, diet dengan tingkat lemak yang tinggi tidak disarankan. Teman bulu tidak boleh mengonsumsi lebih banyak lemak dari kebutuhan harian yang diperlukan setiap harinya. Bicarakan dengan dokter hewan untuk mengetahui jumlah lemak ideal yang diperlukan kucing Anda.
 

Pentingnya Karbohidrat dalam Makanan Kucing

Sama seperti manusia, hewan juga membutuhkan karbohidrat untuk mendapatkan energi. Namun, karena kucing memperoleh sebagian besar energinya dari protein dan lemak, karbohidrat menjadi tidak begitu penting dalam menu diet mereka. Meskipun begitu, hal ini tidak berarti Anda bisa sepenuhnya berhenti menyertakan karbohidrat dalam menu diet kucing Anda. Karbohidrat masih tetap dibutuhkan walau dalam jumlah kecil, agar kucing Anda mendapatkan sedikit energi tambahan. Menu diet yang tinggi akan karbohidrat sama sekali tidak disarankan karena dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan akan meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes.
 

Berapa Banyak Karbohidrat yang Dibutuhkan Seekor Kucing?

Sebaiknya Anda memasukan karbohidrat dalam menu diet kucing Anda tidak lebih dari 10%. Menu diet makanan kering disebut-sebut mengandung jumlah karbohidrat yang lebih tinggi. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk memastikan kucing Anda tidak makan terlalu banyak karbohidrat adalah dengan menyertakan makanan basah dalam menu dietnya.
 

Diet Kucing Terbaik

Diet terbaik untuk kucing mencakup keseimbangan yang tepat dari semua nutrisi. Dalam satu porsinya, teman berbulu kesayangan Anda membutuhkan keseimbangan sempurna antara protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan air. Komposisi ini akan membantu kucing Anda tumbuh sehat dan menjaga berat badannya tetap ideal. Jika Anda khawatir tentang menu diet yang akan Anda berikan, maka Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan untuk menentukan pola makan kucing yang ideal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  1. Bagaimana cara memberikan makanan kucing berprotein tinggi dalam menu dietnya?
  2. Anda dapat memberikan makanan kucing berprotein tinggi ke dalam menu diet kucing Anda dengan memilih formula makanan yang kaya protein hewani.

  3. Berapa banyak seharusnya kucing diberi makan?
  4. Setiap kucing memiliki kebutuhan makan yang berbeda. Oleh karena itu, pola makan kucing juga bergantung pada usia dan riwayat medis yang dimiliki. Bawa teman berbulu Anda ke dokter hewan untuk mengetahui berapa banyak jumlah asupan harian yang dibutuhkan dalam menu dietnya.

  5. Apakah makanan basah atau kering lebih baik untuk kucing?
  6. Makanan kucing bergizi bisa didapatkan dari makanan basah maupun kering. Makanan basah memiliki tekstur yang mudah dicerna, sedangkan makanan kering mudah dimakan. Pilih jenis makanan yang memiliki nutrisi terbaik untuk kucing Anda. Anda juga bisa menyertakan kedua jenis makanan tersebut ke dalam diet kucing Anda.

  7. Dapatkah kucing hidup hanya dengan memakan makanan kering?
  8. Ya, kucing dapat bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi makanan kering. Pastikan makanan kucing kering yang Anda berikan memiliki jumlah nutrisi yang cukup. Kemudian atur pola makan kucing yang sesuai dengan usia, ras, serta jenis aktivitas harian.

  9. Apa itu diet kucing yang tepat?
  10. Pola makan kucing atau menu diet yang ideal harus terdiri dari jumlah asupan yang tepat dari semua nutrisi antara lain lemak, protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air.