IAMS ID
Rhinotracheitis pada Kucing
Rhinotracheitis pada Kucing

adp_description_block271
Rhinotracheitis pada Kucing

  • Bagikan

Orang tua baru yang masih memiliki sedikit pengalaman tentang merawat kucing sering kali tidak menyadari vaksin FVRCP dan alasan mengapa vaksin ini penting untuk diberikan pada kucing mereka.
 

Vaksin FVRCP adalah singkatan dari Feline Viral RhinotracheitisCalicivirus, dan Panleukopenia. Vaksin ini merupakan salah satu vaksin utama yang direkomendasikan untuk semua kucing.
 

Feline rhinotracheitis adalah infeksi yang menyebabkan gejala mirip flu pada kucing. Meskipun infeksi ini umum pada kucing di luar ruangan, faktanya penyakit ini juga dapat menjangkau kucing di dalam ruangan. Sedangkan calicivirus adalah virus yang menyebabkan luka di mulut dan peradangan. Kemudian ada pula panleukopenia yang menyerang sistem kekebalan tubuh kucing dan mengancam hidupnya. Oleh karena itu, melindungi kucing dalam ruangan Anda dari virus-virus berbahaya ini penting untuk menjaga kesehatan mereka secara keseluruhan.
 

Untuk itulah vaksin FVRCP dibutuhkan, untuk melindungi teman berbulu kita dari tiga virus yang mengancam jiwa - feline viral rhinotracheitiscalicivirus, dan panleukopenia. Tetapi sebelum memberikan vaksin pada anak bulu Anda, mari kita lihat beberapa informasi penting tentang vaksin FVRCP untuk kucing.
 

Kapan Kucing Harus Mendapatkan Vaksin Feline FVRCP?

Meskipun kita tahu bahwa vaksin FVRCP sangat penting untuk kesejahteraan kucing, kita juga perlu untuk mengetahui kapan dan bagaimana cara memberikan vaksin kombinasi ini pada kucing kesayangan Anda. Berikut adalah beberapa detail penting terkait vaksin FVRCP untuk teman berbulu yang perlu diketahui setiap orang tua asuh:
 

Rhinotracheitis

FVR disebabkan oleh virus FVH-1. Masalah kesehatan ini adalah salah satu infeksi paling fatal yang dapat diderita kucing. Vaksin FVRCP adalah vaksin utama untuk mencegah rhinotracheitis pada kucing. Feline viral rhinotracheitis adalah penyakit yang sangat menular dan menyebabkan gejala mulai dari bersin, konjungtivitis atau peradangan selaput lendir pada kelopak mata, demam serta kemalasan. Penyebaran penyakit ini terjadi melalui cairan tubuh seperti air liur serta cairan dari mata dan hidung kucing yang terinfeksi. Jika tidak terdeteksi dan diobati dengan cepat, FVR pada kucing dapat berakibat fatal. Vaksin FVRCP akan memastikan bahwa hewan peliharaan Anda memiliki kekebalan terhadap feline rhinotracheitis.
 

Calicivirus

Seperti feline rhinotracheitisfeline calicivirus (FCV) adalah virus mematikan lainnya yang menjangkit kucing. Virus ini biasanya menyerang saluran pernapasan dan organ oral kucing. Gejala calicivirus dapat dimulai dari penyakit saluran pernapasan atas hingga luka mulut dan peradangan. Jika Anda melihat tanda-tanda calicivirus pada kucing dalam ruangan Anda, bawa mereka segera ke dokter hewan karena Anda harus memulai pengobatan sesegera mungkin. Namun, selalu lebih baik jika Anda mampu mencegah masalah kesehatan yang menakutkan ini dengan memberikan vaksin FVRCP sebagai langkah awal yang efektif.
 

Panleukopenia

Disingkat sebagai FPV, feline panleukopenia adalah virus yang sangat menular dan menyerang sistem kekebalan tubuh kucing. Masalah kesehatan satu ini menimbulkan gejala seperti demam, muntah, dan anoreksia. Berbeda dengan feline viral rhinotracheitis, yang menyebabkan gejala mirip flu, atau calicivirus yang menyebabkan luka mulut dan infeksi mata, FPV menyerang sumsum tulang dan kelenjar getah bening. Jika tidak diobati segera, virus ini dapat mengurangi jumlah sel darah putih pada kucing. Dengan vaksinasi FVRCP, Anda dapat mengambil tindakan awal untuk mempersiapkan kondisi tubuh teman berbulu agar mampu melawan virus mematikan ini.
 

Mengapa Vaksin FVRCP Menjadi Vaksin Utama?

Vaksin utama adalah vaksin yang wajib diberikan kepada semua kucing karena vaksin-vaksin ini akan membekali makhluk berbulu kesayangan kita dengan imun tubuh yang kuat untuk melawan beberapa virus yang paling menular dan fatal.
 

Vaksin FVRCP adalah salah satu langkah pencegahan utama selain vaksin anti-rabies untuk kucing. Sebab FVR, FCV, dan FPV merupakan beberapa virus yang paling menular dan dengan mudah menyebar melalui cairan tubuh hewan yang terinfeksi. Memberikan vaksinasi pada kucing Anda dengan FVRCP memungkinkan tubuh teman berbulu Anda untuk mempersiapkan diri dengan antigen melawan virus-virus fatal ini. Oleh karena itu, FVRCP dikatakan sebagai salah satu vaksin utama untuk kucing.
 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberikan Vaksin FVRCP pada Kucing?

Anda dapat memberikan vaksin FVRCP kepada anak kucing setiap tiga hingga empat minggu sekali saat usia mereka menginjak 16 sampai dengan 20 minggu. Suntikan penguat diperlukan untuk memastikan bahwa sistem kekebalan tubuh kucing telah sepenuhnya siap mengenali komponen vaksin.
 

Pemberian vaksin FVRCP juga ditujukan untuk memastikan bahwa kekebalan anak kucing cukup kuat untuk melawan empat virus mematikan ini seiring bertambahnya usia. Berikan kucing Anda dosis terakhir dari vaksin FVRCP setelah mereka berusia satu tahun.
 

Setelah itu, Anda harus tetap memberikan vaksinasi ulang setiap tiga tahun untuk menjaga kekebalannya tubuhnya tetap terjaga. Harap dicatat, biaya vaksin FVRCP tergantung pada merek vaksin apa yang Anda pilih nantinya.
 

Namun, sebelum membuat janji untuk melakukan vaksinasi FVRCP, beberapa pertanyaan ini sebaiknya Anda ajukan kepada dokter hewan yang Anda pilih:

  1. Apa saja efek samping FVRCP dan seberapa cepat efek sampingnya menghilang?

  2. Bagaimana cara merawat kucing setelah divaksin?

  3. Berapa banyak suntikan penguat yang diperlukan seekor kucing berdasarkan gaya hidup, usia, dan rasnya?

  4. Berapa biaya vaksin FVRCP?

Efek Samping FVRCP

Vaksin FVRCP mungkin menyebabkan beberapa ketidaknyamanan dan efek samping ringan. Meskipun gejalanya umum terjadi, namun sebaiknya Anda mengunjungi dokter hewan jika Anda melihat tanda-tanda ekstrem ketidaknyamanan pada kucing Anda. Berikut adalah beberapa efek samping paling umum dari vaksin FVRCP:

  1. Kemerahan atau pembengkakan di tempat yang disuntik

  2. Demam ringan

  3. Berkurangnya nafsu makan

Beberapa kucing mungkin mengalami reaksi alergi terhadap vaksin FVRCP. Jika Anda melihat kucing muntah, gatal, atau mengalami diare, segera konsultasikan dengan dokter.

Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

  1. Apa arti vaksin FVRCP?
  2. FVRCP adalah singkatan dari Feline Viral Rhinotracheitis, Calicivirus, Panleukopenia. Vaksin ini merupakan vaksin utama yang diberikan kepada semua kucing.

  3. Apakah kucing saya memerlukan vaksin FVRCP?
  4. Ya, semua kucing memerlukan vaksin FVRCP karena vaksin ini melindungi mereka dari tiga penyakit yang paling sering menular dan mematikan.

  5. Seberapa sering kucing perlu mendapatkan vaksin FVRCP?
  6. Setiap kucing perlu divaksinasi untuk FVRCP dalam rentang tiga hingga empat minggu saat mereka menginjak usia 16 sampai 20 minggu. Dosis vaksinasi ulang terakhir diberikan setelah kucing berusia satu tahun. Setelah itu, orang tua hewan peliharaan dapat melakukan vaksinasi lagi kepada kucing mereka setiap tiga tahun untuk memastikan kekebalan teman berbulu terhadap FVH-1, FVC, dan FPV.

  7. Bagaimana cara pemberian vaksin FVRCP?
  8. Vaksin FVRCP diberikan baik melalui suntikan atau melalui metode intranasal. Dokter hewan akan menyemprotkan vaksin ke dalam hidung kucing pada metode intranasal.